Ciamis  

Tingkatkan Mutu Pendidikan Nonformal, Disdik Ciamis Gelar Workshop Kepala SPNF-SKB dan PKBM

Ciamis, Lokacita : – Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis terus memperkuat mutu pendidikan nonformal melalui pembinaan rutin satuan pendidikan kesetaraan. Salah satunya dilakukan melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Kepala SPNF-SKB dan PKBM se-Kabupaten Ciamis dengan materi utama mengenai penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para pengelola satuan pendidikan kesetaraan agar mampu menjalankan layanan pendidikan secara lebih optimal.

Penguatan kompetensi kepala SPNF-SKB dan PKBM dinilai penting karena satuan pendidikan tersebut memiliki peran dalam memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang belum atau tidak lagi mengikuti pendidikan formal.

Dalam workshop tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menghadirkan Dr. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd., Ketua Harian Dewan Pembina DPP Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (ASTINA). Ia merupakan praktisi pendidikan kesetaraan sekaligus pensiunan ASN dengan jabatan terakhir sebagai Widyaprada Ahli Madya Direktorat PMPK Kemendikbudristek.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, mengatakan peningkatan kompetensi pengelola pendidikan kesetaraan menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan nonformal. Menurutnya, SPNF-SKB dan PKBM memiliki peran strategis dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang memiliki kondisi atau latar belakang berbeda.

“Pendidikan merupakan hak setiap anak. Karena itu, kita harus memastikan layanan pendidikan tetap tersedia bagi mereka yang belum atau tidak lagi bersekolah melalui jalur pendidikan formal. SPNF-SKB dan PKBM memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan tersebut,” ujar Erwan, Jumat (7/8/2026).

Ia menambahkan, penanganan Anak Tidak Sekolah membutuhkan pengelolaan layanan yang baik serta pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan peserta didik. Karena itu, kepala satuan pendidikan kesetaraan perlu terus meningkatkan kapasitas agar dapat mengembangkan layanan yang sesuai dengan tantangan di lapangan.

“Penguatan kompetensi tidak boleh berhenti. Kepala SPNF-SKB dan PKBM harus terus belajar dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak, sehingga layanan pendidikan kesetaraan dapat semakin responsif dan mampu memberikan solusi bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.

Melalui pembinaan rutin dan workshop tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis berharap pengelola SPNF-SKB dan PKBM semakin siap memperluas akses pendidikan kesetaraan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan semakin banyak anak memperoleh kembali kesempatan belajar dan melanjutkan pendidikan sesuai dengan kondisi serta kebutuhannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *