CIAMIS,lokacita com,- Memperingati Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Ciamis, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis tidak hanya menggelar seremoni.
Bersama berbagai mitra, DKUKMP menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazar UMKM sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperluas ruang pemasaran bagi pelaku usaha mikro lokal.
Kegiatan yang berlangsung di halaman dan Gedung Dekopinda Ciamis, Sabtu (18/7/2026), disambut antusias masyarakat.
Sejak pagi, warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Suasana tampak ramai di setiap stan. Warga mengantre dengan tertib untuk membeli beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, daging sapi, hingga aneka sayuran. Di sisi lain, area bazar juga dipenuhi pengunjung yang berburu berbagai produk unggulan UMKM Ciamis.
Kepala DKUKMP Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi pemerintah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Momentum Hari Koperasi tidak hanya kami maknai sebagai peringatan tahunan, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Pangan Murah membantu menjaga daya beli masyarakat, sementara bazar UMKM menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing,” ujar Dadan.
Menurutnya, koperasi dan UMKM merupakan dua sektor yang saling menguatkan dalam membangun ekonomi kerakyatan. Karena itu, DKUKMP terus mendorong kolaborasi agar pelaku usaha memiliki akses pasar yang lebih luas.
Jaga Stabilitas Harga Pangan
Gerakan Pangan Murah digelar melalui kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, DKUKMP Kabupaten Ciamis, Bank Indonesia, Dekopinda, Perum Bulog, Ikatan Penyuluh Pertanian (IP3K), serta sejumlah mitra lainnya.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, daging ayam, daging sapi beku, hingga paket sayuran segar.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau.
Salah seorang pengunjung, Siti Nurhayati (42), warga Kecamatan Ciamis, mengaku sengaja datang sejak pagi agar tidak kehabisan bahan pokok.
“Alhamdulillah sangat membantu. Selisih harganya cukup terasa dibandingkan di pasar. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Fashion Show Hijab Angkat Produk UMKM Lokal
Selain Gerakan Pangan Murah, DKUKMP bersama panitia HUT Koperasi juga menggelar fashion show hijab di Gedung Dekopinda Ciamis.
Ajang tersebut menjadi etalase bagi pelaku UMKM fesyen muslim untuk memperkenalkan berbagai koleksi kerudung hasil produksi lokal. Beragam model hijab dengan desain dan motif kekinian diperagakan di atas panggung, menarik perhatian pengunjung yang memadati area gedung.
Dadan menilai promosi seperti ini penting agar UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki peluang memperluas pasar.
“Kami ingin UMKM Ciamis semakin percaya diri menampilkan produknya. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat bahwa produk lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk dari luar daerah,” ujarnya.
Jalan Sehat Jadi Puncak Perayaan
Rangkaian Hari Koperasi ke-79 akan mencapai puncaknya pada Minggu (19/7/2026) melalui kegiatan jalan sehat yang terbuka bagi masyarakat umum.
Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik dan doorprize untuk peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya membangun kebersamaan antara gerakan koperasi, pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dadan berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Koperasi tahun ini mampu menguatkan eksistensi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus menjadi momentum kebangkitan UMKM di Kabupaten Ciamis.
“Kami ingin Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara koperasi, UMKM, pemerintah, dan masyarakat. Semakin kuat koperasi dan UMKM, maka ekonomi daerah juga akan semakin tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” pungkasnya.












