Ciamis, Lokacita : Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis mendorong sekolah-sekolah dengan capaian kinerja terbaik menjadi Center of Excellence atau pusat keunggulan yang mampu menularkan praktik-praktik pembelajaran berkualitas kepada sekolah lain. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Panduan Pelaksanaan BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang digelar di SMPN 6 Ciamis, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, H. Muharam Ahmad Zajuli, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Sosialisasi diikuti kepala sekolah, bendahara, dan operator dari sekolah-sekolah yang masuk dalam Top 10 Persen Kinerja Terbaik berdasarkan peningkatan kualitas pembelajaran pada Rapor Pendidikan.
Melalui program tersebut, sekolah penerima BOSP Kinerja Terbaik diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu lembaganya sendiri, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekitarnya melalui konsep The Ripple Effect atau efek riak keunggulan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si., mengatakan penghargaan berupa BOSP Kinerja merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada sekolah yang berhasil meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kerja keras dan inovasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya sehingga peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Ciamis.
“BOSP Kinerja bukan sekadar penghargaan dalam bentuk anggaran, tetapi merupakan amanah bagi sekolah untuk menjadi contoh dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Kami berharap sekolah penerima mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya,” ujar Erwan.
Ia menegaskan konsep Center of Excellence harus diwujudkan melalui kolaborasi antarsekolah, saling berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik-praktik baik yang telah terbukti mampu meningkatkan capaian Rapor Pendidikan.
“Sekolah yang sudah maju jangan berjalan sendiri. Justru mereka memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi pengalaman, mendampingi, dan menginspirasi sekolah lain agar kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis meningkat secara bersama-sama,” katanya.
Erwan menambahkan penggunaan Dana BOSP Kinerja juga harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku sehingga setiap program benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Menurutnya, keberhasilan program tidak diukur dari besarnya anggaran yang diserap, melainkan dari perubahan nyata yang dirasakan peserta didik, guru, dan satuan pendidikan.
“Setiap rupiah yang dikelola harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran. Karena itu, perencanaan program harus tepat sasaran, pelaksanaannya akuntabel, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia optimistis semangat kolaborasi yang dibangun melalui program BOSP Kinerja Terbaik akan mempercepat transformasi pendidikan di Kabupaten Ciamis sehingga semakin banyak sekolah mampu meningkatkan kualitas layanan dan prestasi peserta didik.
“Kami ingin tercipta efek berantai yang positif. Ketika satu sekolah berkembang, sekolah lain ikut terdorong untuk maju. Inilah semangat yang terus kami bangun demi mewujudkan pendidikan Kabupaten Ciamis yang berkualitas, merata, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kolaborasi, inovasi, dan akuntabilitas sehingga Program BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 menjadi pengungkit transformasi mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.












