Dukung Aktivasi KDKMP, Puluhan Motor Roda Tiga Mulai Disalurkan di Ciamis

Oplus_131072

CIAMIS, lokacita.com,-  Upaya mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar terus bergerak. Sebanyak 50 unit motor roda tiga bantuan pemerintah diterima Kodim 0613/Ciamis untuk mendukung aktivitas koperasi yang saat ini tengah dibangun di berbagai desa dan kelurahan di KDKMP Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Selasa (2/6/2026).

Bantuan kendaraan operasional tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ekosistem koperasi yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, mengatakan 50 unit motor roda tiga tersebut akan segera didistribusikan ke 25 titik KDKMP yang pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen.

“Hari ini kami menerima 50 unit motor roda tiga yang rencananya akan didistribusikan ke 25 titik KDKMP yang sudah selesai 100 persen. Harapan kami, dengan dukungan kendaraan operasional ini, koperasi yang ada di Ciamis maupun Banjar dapat segera beroperasi,” ujar Antonius

Menurutnya, total target pembangunan KDKMP di wilayah Ciamis dan Banjar mencapai 212 titik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 titik telah rampung dibangun dan siap memasuki tahap aktivasi.

“Target kita ada 212 titik, sementara yang sudah selesai saat ini 55 titik. Namun progres terus berjalan dan kami optimistis percepatan pembangunan dapat tercapai sesuai target,” katanya.

Antonius menjelaskan, setiap KDKMP nantinya akan mendapatkan dua unit motor roda tiga sebagai kendaraan operasional. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan kendaraan lain berupa satu unit truk dan satu unit kendaraan pikap untuk masing-masing koperasi.

Saat ini, sebanyak enam unit truk dan 30 unit pikap telah didistribusikan. Sementara bantuan kendaraan lainnya masih menunggu penyaluran bertahap sesuai perkembangan pembangunan di lapangan.

Selain kendaraan, berbagai sarana penunjang juga mulai disiapkan, termasuk rak penyimpanan barang dan fasilitas pendukung lainnya. Hingga kini telah tersedia 18 unit rak, sementara setiap koperasi juga direncanakan memperoleh lima unit pendingin ruangan (AC).

Antonius menegaskan, seluruh pembangunan dan aktivasi KDKMP ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026 sehingga koperasi dapat segera menjalankan aktivitas usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Dorong Koperasi Menjadi Pusat Ekonomi Desa

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah DKUKMPP Kabupaten Ciamis, Dini Kusliani, SH, M.Si, menyebut bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kelembagaan dan kesiapan usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, kendaraan operasional akan sangat membantu koperasi dalam menjalankan berbagai aktivitas usaha, mulai dari distribusi barang kebutuhan pokok, pengangkutan hasil produksi masyarakat hingga pelayanan kepada anggota koperasi.

“Kehadiran kendaraan operasional ini menjadi modal penting agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar mampu bergerak dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DKUKMPP Ciamis terus melakukan pendampingan terhadap pengurus koperasi agar seluruh KDKMP yang telah terbentuk dapat segera aktif menjalankan unit usaha sesuai potensi wilayah masing-masing.

“Target kami bukan sekadar membangun koperasi, tetapi memastikan koperasi tersebut sehat, produktif, dan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Karena itu, selain sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas pengurus juga terus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan momentum kebangkitan koperasi di tingkat akar rumput. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan, koperasi diharapkan mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika seluruh KDKMP mulai beroperasi, kami berharap akan lahir pusat-pusat ekonomi baru di desa yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *