Fasilitas Air Siap Minum Alun-Alun Ciamis Bertransformasi, Lebih Strategis dan Inklusif

oplus_1026

CIAMIS – Perumdam Tirta Galuh Ciamis terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan mentransformasi fasilitas air siap minum gratis di Alun-Alun Ciamis.

Transformasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penambahan satu titik layanan di lokasi yang lebih strategis, tetapi juga pembaruan desain yang lebih inklusif sehingga dapat dimanfaatkan dengan nyaman oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Penyempurnaan fasilitas itu merupakan hasil evaluasi atas tingginya antusiasme masyarakat sejak air siap minum berbasis teknologi Reverse Osmosis (RO) mulai dioperasikan di kawasan Alun-Alun Ciamis. Seiring meningkatnya jumlah pengguna, Perumdam Tirta Galuh memandang perlu memperluas jangkauan layanan sekaligus menyempurnakan desain agar lebih mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

Kini, selain titik layanan yang berada di dekat Pos Polisi Alun-Alun, masyarakat juga dapat menikmati fasilitas air siap minum di sekitar Tugu Pejuang. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu pusat aktivitas warga.

Setiap hari kawasan itu dipadati masyarakat yang berolahraga, bersantai bersama keluarga, bermain bersama anak, hingga menikmati kuliner di sekitar alun-alun.

Dengan hadirnya titik baru tersebut, pengunjung tidak lagi harus berjalan jauh untuk mengisi ulang air minum.

Keberadaan fasilitas di jantung Alun-Alun Ciamis membuat akses menjadi lebih mudah dan menjangkau lebih banyak pengguna.

Direktur Perumdam Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, SE., MT., mengatakan transformasi fasilitas air siap minum merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan publik yang terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan publik tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas saja. Kami terus melakukan evaluasi agar layanan yang diberikan semakin baik. Karena itu kami menambah titik pelayanan sekaligus menyempurnakan desain agar bisa digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk anak-anak,” ujarnya.

Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada desain unit air siap minum. Jika sebelumnya hanya tersedia satu kran dengan posisi yang diperuntukkan bagi orang dewasa, kini setiap unit dilengkapi dua kran dengan ketinggian berbeda.

Satu kran dipasang pada posisi standar untuk orang dewasa, sedangkan satu kran lainnya ditempatkan lebih rendah sehingga mudah dijangkau anak-anak.

Dengan desain tersebut, anak-anak tidak lagi memerlukan bantuan orang tua saat mengisi air minum ke dalam tumbler.

“Transformasi ini kami lakukan agar fasilitas publik benar-benar inklusif. Semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa, memiliki akses yang sama terhadap air minum yang aman dan berkualitas,” kata Amsi.

Ia menjelaskan, seluruh air yang disalurkan telah melalui proses penyaringan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO).

Teknologi ini mampu menyaring berbagai kontaminan, seperti bakteri, virus, logam berat, serta partikel mikroskopis lainnya sehingga menghasilkan air yang jernih, higienis, dan aman dikonsumsi secara langsung.

Untuk menjaga kualitas layanan, Perumdam Tirta Galuh juga melakukan pengawasan dan pemeriksaan berkala terhadap instalasi maupun mutu air yang disalurkan.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh jaminan kualitas setiap kali memanfaatkan fasilitas tersebut.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, fasilitas air siap minum gratis juga menjadi bagian dari komitmen Perumdam Tirta Galuh dalam mendukung gerakan pengurangan sampah plastik sekali pakai.

Amsi berharap masyarakat mulai membiasakan diri membawa tumbler dari rumah sehingga dapat mengisi ulang air minum tanpa harus membeli air minum dalam kemasan.

“Kalau masyarakat membawa tumbler sendiri, mereka tidak hanya lebih hemat, tetapi juga ikut berkontribusi mengurangi sampah plastik. Kami ingin fasilitas ini menjadi bagian dari perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih sehat dan peduli lingkungan,” jelasnya.

Keberadaan fasilitas tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tina, salah seorang pengunjung Alun-Alun Ciamis, mengaku kini lebih sering membawa tumbler ketika berkunjung bersama keluarga.

“Kalau sekarang ke alun-alun saya cukup membawa tumbler dari rumah. Saat air habis tinggal isi ulang di sini. Jadi tidak perlu lagi membeli air minum kemasan. Lumayan bisa menghemat uang jajan,” tuturnya.

Menurutnya, penempatan titik baru di sekitar Tugu Pejuang membuat fasilitas semakin mudah diakses karena berada di kawasan yang menjadi pusat aktivitas pengunjung.

“Lokasinya sekarang lebih strategis. Saat sedang duduk atau makan bersama keluarga, tinggal jalan sebentar untuk mengisi ulang air minum. Apalagi sekarang anak-anak juga lebih mudah karena krannya dibuat lebih rendah,” katanya.

Ia pun mengapresiasi inovasi yang dilakukan Perumdam Tirta Galuh dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Semoga fasilitas ini terus dirawat dan kualitas airnya selalu dijaga. Menurut saya, ini salah satu pelayanan publik yang sangat bermanfaat karena membantu masyarakat sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” ungkapnya.

Melalui transformasi fasilitas air siap minum yang lebih strategis, lebih mudah diakses, dan lebih inklusif, Perumdam Tirta Galuh berharap Alun-Alun Ciamis tidak hanya menjadi ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas, tetapi juga menjadi contoh pelayanan publik modern yang mendukung kesehatan masyarakat, ramah anak, serta berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. (Dhania)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *